Register Login
Jurnal Pendidikan Komunika Edu

PENGGUNAAN MEDIA CERITA RAKYAT DALAM MENANAMKAN NILAI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR

Penulis

  • Nivan Kusivantoro, Akhmad Subkhi Ramdani, Endang Iryani
    Penulis

Abstrak

Penanaman nilai pendidikan multikultural pada siswa sekolah dasar penting dilakukan untuk membentuk sikap toleransi, empati, menghargai perbedaan, kerja sama, dan saling menghormati. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media cerita rakyat Malin Kundang dalam menanamkan nilai pendidikan multikultural pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Swasta Delima Jakarta serta mengetahui peningkatan nilai tersebut setelah penerapan tindakan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 11 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket dengan indikator toleransi, empati, menghargai perbedaan, kerja sama, dan saling menghormati. Pada siklus I, pembelajaran menggunakan media cerita rakyat Malin Kundang melalui diskusi kelompok. Pada siklus II, tindakan diperbaiki dengan menerapkan metode bermain peran (role play). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai pendidikan multikultural siswa. Rata-rata hasil observasi meningkat dari 2,94 pada siklus I menjadi 3,88 pada siklus II. Hasil angket juga meningkat dari rata-rata 75 pada siklus I menjadi 94 pada siklus II. Peningkatan terlihat pada seluruh indikator, dengan skor tertinggi pada indikator saling menghormati sebesar 4,0 pada siklus II. Dengan demikian, penggunaan media cerita rakyat Malin Kundang yang dipadukan dengan metode bermain peran dapat menjadi alternatif pembelajaran untuk menanamkan nilai pendidikan multikultural pada siswa sekolah dasar.

Referensi

  • Arikunto, S., Suhardjono, & Supardi. (2019). Penelitian tindakan kelas. Bumi Aksara.
  • Arsyad, A. (2017). Media pembelajaran. Rajawali Pers.
  • Banks, J. A. (2016). Cultural diversity and education: Foundations, curriculum, and teaching (6th ed.). Routledge.
  • Banks, J. A. (2021). An introduction to multicultural education (6th ed.). Pearson.
  • Danandjaja, J. (2007). Folklor Indonesia: Ilmu gosip, dongeng, dan lain-lain. Pustaka Utama Grafiti.
  • Gay, G. (2020). Culturally responsive teaching: Theory, research, and practice (3rd ed.). Teachers College Press.
  • Handayani, R., & Wahyudi, W. (2019). Penggunaan cerita rakyat dalam meningkatkan sikap multikultural siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 4(2), 85–93.
  • Hidayat, M., Rahman, A., & Putri, N. (2024). Digital storytelling and cultural awareness in elementary education. Journal of Educational Technology Research, 12(2), 145–158.
  • Hidayat, M., Suryani, N., & Prasetyo, Z. K. (2021). The use of folklore in strengthening character education in elementary schools. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 123–135.
  • Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2021). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer.
  • Lestari, D. (2022). Integrasi cerita rakyat dalam pembelajaran untuk memperkuat pendidikan multikultural di sekolah dasar. Cakrawala Pendidikan, 41(2), 412–423.
  • Lestari, I., Widodo, A., & Kurniawan, B. (2021). Local wisdom-based learning in elementary school: Strengthening cultural identity and diversity awareness. International Journal of Instruction, 14(3), 317–332.
  • Nurgiyantoro, B. (2015). Sastra anak: Pengantar pemahaman dunia anak. Gadjah Mada University Press.
  • Pratiwi, A. D. (2020). Implementasi cerita tradisional dalam menanamkan nilai toleransi pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 45–56.
  • Pratiwi, R., Hidayah, N., & Saputra, D. (2023). The use of learning media in multicultural education: A case study in primary schools. Journal of Social Studies Education Research, 14(1), 89–104.
  • Rahmawati, Y., & Suyanto. (2021). Implementasi pendidikan multikultural di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 123–134.
  • Sadiman, A. S., Rahardjo, R., Haryono, A., & Rahardjito. (2014). Media pendidikan: Pengertian, pengembangan, dan pemanfaatannya. Rajawali Pers.
  • Sari, M. P., & Nugroho, A. (2021). Cerita rakyat Nusantara sebagai media pendidikan multikultural pada pembelajaran tematik sekolah dasar. Jurnal Prima Edukasia, 9(2), 158–168.
  • Suryani, N., & Hidayat, M. (2020). Penguatan pendidikan karakter melalui cerita rakyat pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 5(2), 85–92.
  • Susanto, A. (2016). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Prenadamedia Group.
  • Tilaar, H. A. R. (2014). Multikulturalisme: Tantangan-tantangan global masa depan dalam transformasi pendidikan nasional. Grasindo.
  • Wulandari, T., & Prasetyo, Z. K. (2022). Storytelling method in multicultural learning to enhance students’ tolerance. International Journal of Evaluation and Research in Education, 11(4), 1820–1828.

Kata Kunci

Cerita Rakyat Malin Kundang Pendidikan Multikultural Bermain Peran Sekolah Dasar

Diterbitkan

2026-09-11

Cara Mengutip

PENGGUNAAN MEDIA CERITA RAKYAT DALAM MENANAMKAN NILAI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR. (2026). KomunikaEdu, 1(1). https://jurnal.komunikapustakaindonesia.com/index.php/ked/article/view/3

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.